An-Nisa ayat 32) Dalam firman-Nya, Allah SWT. melarang hambanya untuk berbuat iri dengki kepada sesamanya, baik itu laki-laki ataupun perempuan, karena masing-masing dari mereka mendapatkan bagian dari apa yang mereka usahakan. Hendaknya manusia selalau memohon karunia dari Allah, karena sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.
10. LANJUTAN … B. Aspek akhlak terdiri atas: masalah akhlak yang meliputi pengertian akhlak, induk-induk akhlak terpuji dan tercela, metode peningkatan kualitas akhlak; macam-macam akhlak terpuji seperti : Husnuzh-zhan, taubat, akhlak dalam berpakaian, berhias, perjalanan, bertamu dan menerima tamu, adil, rida, amal salih, persatuan dan
Akhlak adalah sifat yang tumbuh dan menyatu di dalam diri seseorang. Terdapat 2 jenis akhlak, akhlak mahmudah, dan akhlak mazmumah. Contoh dari akhlak mazmumah antara lain ananiah (egois), gadab (pemarah), hasad (iri dengki), gibah (menggunjing), dan namimah (adu domba/provokasi).
Di dalam Hadis nabi atau pun al- Quran ada menjelaskan tentang tingkah laku tercela. Penjelasan dalil tersebut, merupakan peringatan terhadap kita Tingkah laku tercela adalah akhlak tercela dan perbuatan yang tidak baik yang tidak disukai Allah SWT.
perbuatan buruk yang disebut akhlak tercela sesuai dengan pembinaannya. Jadi, baik dan buruk akhlak seseorang tergantung pada bagaimana pendidikan yang diterimanya terutama dalam keluarga dan sekolah. Akhlak merupakan kelakuan yang timbul dari perpaduan antara hati nurani, pikiran, perasaan, bawaan, dan kebiasaan yang menyatu,
Dalam hadits ini, Rasulullah SAW menganalogikan amal yang dilandasi dengan ikhlas dalam hati seperti bejana. 3. Ikhlas karena Allah. "Barangsiapa yang ikhlas karena Allah selama 40 hari, niscaya akan muncul mata air hikmah pada lisannya," (HR Abu Nu'aim) 4. Allah Menolong Orang-orang yang Ikhlas.
Akhlak berarti perangai, tabi’at dan watak. Sedangkan tercela yaitu sesuatu yang menyebabkan kurang sempurna, cacat, kekurangan. Sehingga dapat disipulkan bahwa akhlak tercela adalah segala tingkah laku manusia yang dapat membawanya kepada kehancuran sendiri. Berikut adalah macam-macam perilaku tercela. 1. Dzalim.
Hal seperti ini karena Allah Subhanahu wa Ta’ala. 5. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tentunya bersaudara itu harus melaksanakan hak-hak persaudaraan. Bersaudara itu kata Ibnu Hibban adalah -sebagaimana pernah kita sebutkan dalam bab yang terdahulu- melaksanakan hak-hak persaudaraan.
yyvh1z.